GamepadReview

Standar Baru Gamepad Kompetitif: Bedah Teknologi TMR pada Daxa Ezoth AX10

Industri periferal gaming di Indonesia kembali dikejutkan oleh gebrakan terbaru dari lini premium Rexus, yaitu Daxa. Melalui seri Ezoth AX10, mereka tidak sekadar merilis pengontrol permainan biasa, melainkan memperkenalkan evolusi teknologi sensor yang selama ini hanya menjadi impian para pemain profesional.

Daxa Ezoth AX10 hadir sebagai penantang serius bagi dominasi merek global dengan menawarkan spesifikasi teknis yang melampaui ekspektasi di kelas harganya. Berikut adalah analisis mendalam mengenai performa dan teknologi yang dibawa oleh perangkat ini.

Revolusi Sensor Tunnel Magnet Resistance (TMR)

Jika selama ini teknologi Hall Effect dianggap sebagai kasta tertinggi dalam mencegah stick drift, Daxa melangkah lebih jauh dengan menyematkan sensor Tunnel Magnet Resistance (TMR) pada kedua analognya. Secara teknis, TMR merupakan evolusi dari sensor magnetik tradisional yang menawarkan konsumsi daya jauh lebih rendah namun dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.

Hasil pengujian menunjukkan tingkat circularity error yang sangat impresif, yakni hanya sebesar 0,1 persen. Angka ini menunjukkan tingkat akurasi hampir sempurna, memberikan kontrol yang sangat responsif dan presisi bagi pemain yang membutuhkan akurasi tinggi, terutama dalam genre permainan kompetitif dan simulasi.

Fleksibilitas Tanpa Batas: Swappable Buttons

Daxa memahami bahwa setiap pemain memiliki preferensi layout yang berbeda. Ezoth AX10 dibekali fitur tombol aksi yang dapat dilepas-pasang (swappable). Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengubah tata letak tombol sesuai dengan ekosistem perangkat yang digunakan, baik itu gaya PC (Xbox) maupun Nintendo Switch.

Selain estetika tombol yang futuristik dengan cover transparan, feel pengetikan pada tombol ini menggunakan switch mekanis yang memberikan sensasi taktil dan suara klik yang memuaskan. Tidak hanya tombol aksi, bagian D-Pad juga dapat diganti dengan cadangan yang tersedia dalam paket pembelian untuk menyesuaikan kenyamanan ibu jari pengguna.

Manajemen Daya dan Ekosistem Charging Dock

Salah satu nilai tambah yang signifikan adalah kehadiran Charging Dock eksklusif. Docking ini tidak hanya berfungsi sebagai pengisi daya magnetik yang praktis, tetapi juga dirancang sebagai pusat konektivitas. Pengguna dapat memasangkan dongle wireless 2.4 GHz langsung pada unit docking, sehingga meminimalisir penggunaan kabel yang berantakan di meja kerja.

Dengan kapasitas baterai 1000 mAh, pengontrol ini mampu bertahan hingga 18 jam pada mode Bluetooth. Fitur Auto-On/Off saat perangkat diangkat atau diletakkan di atas docking memastikan kesiapan perangkat setiap saat tanpa perlu menekan tombol power secara manual.

Baca juga : https://gadgetroom.id/gamepad-powerful-buat-semua-genre-review-rexus-asta-gx150-wireless/


Analisis Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:

  • Akurasi Benchmark: Tingkat kesalahan analog 0,1 persen menetapkan standar baru di kelasnya.
  • Teknologi TMR: Lebih efisien dan tahan lama dibandingkan sensor analog tradisional.
  • Interaktivitas Tombol: Switch mekanis pada tombol aksi memberikan respon yang instan.
  • Konektivitas Luas: Mendukung PC, Android, iOS, hingga Nintendo Switch dengan polling rate hingga 1000Hz.
  • Paket Penjualan Lengkap: Termasuk charging dock dan aksesoris kustomisasi tambahan.

Kekurangan:

  • Konsistensi Trigger Lock: Penguncian fisik pada trigger belakang terkadang memerlukan penekanan yang lebih kuat agar input terbaca sempurna pada mode short-stroke.
  • Material Bodi: Meskipun solid, tekstur plastik yang digunakan terasa cukup standar jika dibandingkan dengan spesifikasi internalnya yang mewah.

Kesimpulan Strategis

Daxa Ezoth AX10 adalah manifestasi dari kemajuan teknologi periferal lokal yang kini mampu bersaing secara head-to-head dengan merek internasional. Penggunaan sensor TMR dan tingkat presisi yang sangat tinggi menjadikannya investasi yang sangat rasional bagi pemain yang mengejar performa maksimal.

Bagi pengguna yang mencari keseimbangan antara estetika setup meja kerja dan keunggulan kompetitif di arena permainan, Ezoth AX10 adalah opsi yang sulit untuk diabaikan. Perangkat ini membuktikan bahwa kualitas premium kini bisa dijangkau tanpa harus membayar harga yang berlebihan untuk sebuah logo.

Rexus Daxa Ezoth AX10 Gamepad Wireless Gaming Controller – Adjustable TMR Joystick & Swappable ABXY

ROBOT Earbuds

SPECIFICATION Connectivity: Tri-Mode (Wired/Bluetooth/2.4G) Compatible Platform: PC/NS1/NS2/iOS/Android/Smart/TVs/Tesla Joystick: Adjustable Tension TMR Joysticks (40-100gf) Trigger: Hall Linear = Micro Switch Triggers Vibration Motor: Eccentric Rotating Mass (ERM) Number of Buttons: 23 Buttons Programmable Button: 2 Back Buttons Polling Return Rate: Wired/2.4G 1000Hz, Bluetooth 125Hz Gyroscope: 6-Axis Gyro-Sensor on Switch/PC Battery: 3.7V/1200nAh Charging Time: 3-4 hours Usage Distance: -8m Bluetooth Version: 5.3 Input Voltage: 5V=500mA Working Voltage: 3.7 – 4.2VDC Product Size: 155*102*67mm Product Weight: 220g±15g

Link pembelian resmi TERMURAH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *